Postingan

Cerita Brigjen Eddie Nalapraya yang Menolak Uang Suap Seniali Dua Mobil Mewah

Jakarta -  Banyak pejabat terseret korupsi dan menerima sogokan. Sedikit yang berani menolaknya. Ini kisah Mayor Jenderal (Purn) Eddie Nalapraya yang berani menolak uang suap setara dua mobil mewah. Ceritanya sekitar tahun 1980-an. Eddie masih berpangkat Brigadir Jenderal dan menjabat Kepala Staf Kodam Jaya. Suatu hari, ada seorang perwira menemuinya di kantor. Ternyata orang itu mengantarkan uang hasil ruislag atau tukar guling tanah milik TNI. Jumlahnya tidak main-main. Ratusan juta rupiah kalau dihitung dengan nilai sekarang. "Waktu itu nilainya cukup untuk beli dua sedan mercedes," kata Eddie saat berbincang dengan merdeka.com di kediamannya, Senin (24/1) lalu. "Saya tanya ini uang apa? Dia bilang ini uang untuk Bapak saja, bisa dipakai untuk dana taktis atau terserah Bapak," beber Eddie menirukan orang itu. Eddie menolaknya. Dia meminta agar uang itu diserahkan ke komandan. Dia tak mau ikut-ikutan. "Jangan kamu kasih ke saya, itu namanya suap," tegas...

Cerita Perwira Siliwangi Yang Membelot Kepada Militer Belanda

Jakarta - Merasa patah harapan, seorang perwira Divisi Siliwangi menyerah kepada militer Belanda. Duhujat habis kawan-kawan seperjuangan. Di kalangan Divisi Siliwangi, dia dikenal sebagai Mayor Achmad Sachdi. Komandan Batalyon Banteng Brigade III Kian Santang (membawahi wilayah Plered dan Cikalongkulon) itu awalnya adalah seorang tentara republik yang baik dan kharismatik. Namun entah bagaimana ceritanya, ketika pulang dari long march (aksi perjalanan panjang dari Jawa Tengah/Yogyakarta menuju Jawa Barat kembali) tiba-tiba dia menyeberang ke pihak militer Belanda. Pembelotan Sachdi sempat diabadikan oleh para fotografer Belanda. Bahkan saat ini, kita bisa melihatnya di Gahetna (Arsip Nasional Belanda). Dalam foto yang berjumlah enam lembar itu, Sachdi (yang memakai seragam TNI) nampak bergaul akrab dengan para serdadu Belanda: merokok bareng dan tertawa-tawa gembira. Di bagian lain, terlihat lelaki bertubuh kecil itu berbicara di sebuah pinggir hutan dan tengah memegang pen...

KIsah Peninggalan Belanda Sebuah Bangunan SD Negeri 02 Pancoran Mas, Depok

Jakarta - Warga Kota Depok, khususnya yang tinggal di Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoran Mas, pasti tak asing dengan kisah sekolah tua di sana? Ya, bangunan SD Negeri Pancoran Mas Dua merupakan sisa peninggalan Belanda yang bernilai sejarah hingga sekarang. Sekolah ini amat berpengaruh di masa lampau, karena merupakan institusi pendidikan pemerintah yang pertama ada. Ciri khas ornamen masa kolonialisme juga begitu kental, terutama pada jendela-jendela krapyak berukuran besar yang masih dibiarkan sejak pertama kali berdiri tahun 1886. Seperti apa sejarahnya? Berikut informasi tentang sejarah SD Negeri Pancoran Mas Dua, Kota Depok, Jawa Barat, yang dilansir dari laman cagarbudaya.kemdikbud.go.id. Sekolah Anak Eropa Saat pertama difungsikan 131 tahun lalu, instansi ini sempat memakai Europeesche School. Kemudian karena beberapa orang pribumi yang direkomendasikan juga belajar di sana, akhirnya nama Depoksche School juga dikenal. Dulunya, tenaga pendidik di sekolah ini se...

Apakah Benar Jika Jenazah Walt Disney di Bekukan? Berikut Kisahnya

Jakarta - Pada tanggal 15 Desember 1966, legenda animasi Walt Disney meninggal karena komplikasi kanker paru-paru. Pemakaman pribadi diadakan pada hari berikutnya, dan pada 17 Desember, tubuhnya dikremasi dan dikebumikan di Forest Lawn Memorial Park di Glendale, The golden state, AS. Nama Disney memang tetap hidup melalui warisan film dan taman hiburan yang didirikan tak lama setelah kematiannya. Tapi, dilansir Biography, desas-desus mulai beredar tak lama pasca-kematiannya. Saat disemayamkan, tubuhnya diisukan tergantung dalam keadaan beku dan terkubur jauh di bawah wahana Pirates of the Caribbean di Disneyland di Anaheim, California. Ada yang menyebut, tubuh Walt dibekukan sembari menunggu hari ketika teknologi medis akan cukup maju untuk menghidupkan kembali sang animator. Selama bertahun-tahun, para pendukung rumor yang tampaknya tidak masuk akal ini telah mengutip kerahasiaan seputar kematian dan penguburan Disney sebagai bukti kebenarannya. Mereka mengklaim bahwa...

Mengetahui KIsah Sejarah Kerjaan Islam di Maluku Utara

Jakarta - Sebelum memiliki kerajaan Islam, negara Indonesia terlebih dulu didominasi oleh kerajaan bercorak Hindu-Buddha hingga akhirnya Islam masuk ke nusantara sekitar abad ke-7 dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Berkembangnya sejarah peradaban Islam di tanah air tentu tidak lepas dari pengaruh berdirinya kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Indonesia yang berhasil menaklukan Hindu-Buddha seperti halnya kerajaan-kerajaan Islam di Maluku Utara Ajaran agama Islam di Indonesia menurut berbagai sumber sejarah disebut muncul dan berkembang di wilayah Jalur Sutra. Mengingat wilayah Maluku sepertihalnya Ternate dan Tidore termasuk dalam Jalur Sutra, maka tidak heran jika peradaban Islam mulai berkembang pesat di daerah tersebut hingga memunculkan kerajaan-kerajaan Islam di Maluku Utara yang berperan besar dalam sejarah peradaban Islam di nusantara. Kerajaan-Kerajaan Islam di Maluku Utara Untuk dapat meningkatkan wawasan kita terkait sejarah peradaban Islam di Indone...

Mengetahui Kisah Gurkha Rifles, Yang Hancur di Dawuan

Jakarta - Kiriman logistik dan amunisi Sekutu dibajak TKR dekat Stasiun Cikampek. Satu unit pasukan elite Inggris dihancurkan dan menyerah. Selarik pesan telegram dari Jakarta diterima petugas Stasiun Cikampek pagi itu. Isinya: informasi keberangkatan satu formasi pasukan Inggris dari unit Royal Gurkha Rifles (RGR) dari Stasiun Kota. Mereka ditugaskan untuk mengawal kereta api yang memuat logistik dan amunisi ke Bandung. Tak ada koordinasi sama sekali dengan pihak pemerintah Republik Indonesia untuk pengiriman yang dilakukan pada 21 November 1945 tersebut. Itu jelas melanggar kesepakatan sebelumnya antara pihak Inggris dan Indonesia. "Mereka bergerak menuju Bandung tanpa surat izin dari pemerintah Republik Indonesia ..."ujar Letnan Kolonel Moeffreni Moe'minutes dalam Jakarta-Karawang-Bekasi dalam Gejolak Revolusi: Perjuangan Moeffreni Moe'min karya Dien Madjid dan Darmiati. Merasa disepelekan, Komandan Resimen V Cikampek itu lantas memerintahkan a...

Mengetahui Kisah Pria Paling Kotor di Eropa, Berikut Selengkapnya

Jakarta - Pria tunawisma ini sempat dijuluki "pria paling kotor di Eropa". Dia membakar ban, plastik, dan semua barang-barangnya, sementara dia tidur dengan ditutupi abu yang diusap ke kulitnya. Itu membuatnya benar-benar hitam, dan hanya memamerkan bagian putih matanya. Tak ayal ini membuatnya mendapat julukan "pria paling kotor". Dia bernama Ludvik Dolezal, yang sudah meninggal dunia di rumah pertanian terlantar tempat tinggalnya pada 2016 lalu. Ludvik Dolezal menderita kondisi psikologis yang memaksanya membakar semua yang dia bisa dapatkan dan tidur di abu. Dia tinggal di sebuah peternakan terbengkalai di desa Skrivany di utara-tengah Republik Ceko. Petugas pemadam kebakaran sering dipanggil untuk memadamkan api yang dipicunya, meskipun dia maupun orang lain tidak pernah terluka dalam kebakaran itu. Dilansir The Sunlight, Dolezal hidup dari tunjangan yang dibayarkan oleh pemerintah Ceko. Tetapi toh dia tidak diberi uang karena takut akan dibakarny...

Mengetahui Sejarah People's Liberation Army (PLA) Dan Tugasnya

Jakarta - Tentara Pembebasan Rakyat (Individuals's Liberation Army/PLA) adalah tentara nasional Republik Rakyat China, yang juga disebut Tentara Rakyat. Dilansir Military Wikia, PLA tak sama seperti tentara nasional negara lain. Kalau tentara nasional negara lain komando militernya dipegang pemerintah yang berkuasa, PLA langsung berada di bawah komando Partai Komunis China. Sejarah PLA Munculnya PLA dipicu peristiwa Pemberontakan Nanchang pada 1 Agustus 1927. Pemberontakan ini memang berhasil dipadamkan. Namun, kekuatan pemberontak yang tersisa membentuk kesatuan militer dengan nama Tentara Revolusioner Petani dan Buruh Tiongkok. Tahun 1928, nama tentara ini berubah menjadi Tentara Merah Petani dan Buruh Tiongkok. Pada saat invasi Jepang tahun 1937, Tentara Merah lantas bersatu di bawah komando Tentara Nasionalis menjadi Angkatan Darat Rute Kedelapan. Pada 1945, Komandan Angkatan Darat Rute Kedelapan, Zhu De menyerukan perlawanan hidup atau mati terhadap Jepang. Di ...

Mengetahui Kisah Perang Dunia ke-1 Dan Alasan Mereka Berperang?

Jakarta - Untuk memahami siapa saja yang berperang di Perang Dunia I, kita perlu menelusuri kembali jalannya perang besar dunia ini. Konflik pertama antara negara-negara industri besar ini mengakibatkan setidaknya sepuluh juta tentara tewas dan sedikitnya 21 juta dimutilasi. Mengerikannya konflik ketika itu membuat sejarawan Australia Paul Ham kemudian menulis bahwa, bahkan untuk para pemenang Perang dunia I, perang "menghancurkan peradaban kita". Tidak hanya perang secara dramatis mengubah bentuk masyarakat pada saat itu, dampaknya terus bergema sepanjang abad ke-21. Bagaimana Perang Dunia I dimulai? Secara umum dipahami bahwa penyebab langsungnya adalah pembunuhan Franz Ferdinand, Pengaran Austria-Hongaria. Kematiannya di tangan Gavrilo Princip, seorang nasionalis Serbia yang memiliki hubungan dengan kelompok militer rahasia yang dikenal sebagai Tangan, mendorong kekuatan militer utama Eropa menuju perang. Konflik lokal itu secara signifikan berubah menjadi...

Mengetahui Sosok Panini, Seorang Ahli Bahasa Sansekerta Yang Berjasa Dalam Dunia Kebahasaan

Jakarta - Sosok ini dikenal sebagai Panini. Dia dalah seorang ahli tata bahasa Sansekerta yang berjasa dalam dunia kebahasaan. Panini disebut sebagai sosok pertama yang merumuskan teori fonetik, fonologi, dan morfologi yang komprehensif dan ilmiah. Dilansir laman Maths History, Panini lahir di Shalatula, sebuah kota dekat Attock di sungai Indus di Pakistan sekarang, kisaran abad ke-4 hingga ke-7 SM. Dia adalah salah satu orang yang paling inovatif dalam seluruh perkembangan pengetahuan. Sansekerta yang didalaminya adalah bahasa sastra klasik Hindu India dan Panini dianggap sebagai pendiri bahasa dan sastra. Kata "Sansekerta" sendiri berarti "lengkap" atau "sempurna" dan dianggap sebagai bahasa ilahi, atau bahasa para dewa. Sebuah risalah yang disebut Astadhyayi adalah karya utama Panini. Ini terdiri dari delapan bab, masing-masing dibagi menjadi seperempat bab. Dalam karya ini Panini membedakan antara bahasa teks suci dan bahasa komunikasi bia...

Mengetahui Kisah Meletusnya Gunung Krakatau

Jakarta - Krakatau, gunung berapi yang terletak di Pulau Rakata di Selat Sunda, antara Jawa dan Sumatra, Indonesia, pernah menjadi mimpi buruk. Dilansir Britannica, letusan eksplosifnya pada tahun 1883 jadi salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah. Krakatau memang terletak di sepanjang pertemuan lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia. Ini adalah zona dimana aktivitas vulkanik dan seismik yang tinggi. Suatu saat dalam satu juta tahun terakhir, gunung berapi itu membangun gunung berbentuk kerucut yang terdiri dari aliran batuan vulkanik yang berselang-seling dengan lapisan abu dan abu. Satu-satunya letusan yang dikonfirmasi sebelum tahun 1883 adalah letusan level sedang pada tahun 1680. Pada tanggal 20 Mei 1883, salah satu kerucut kembali aktif. Awan yang sarat abu mencapai ketinggian 6 mil. Saat itu, ledakan terdengar di Batavia (Jakarta). Pada akhir Mei aktivitas tersebut mereda. Itu berlanjut pada 19 Juni dan menjadi paroksismal pada 26 Agustus. Pada sekita...

Mengenal Kisah Willem Charles Harderman, Seorang Gubernur Jatim Yang Menguasai Beberapa Bahasa Asing

Jakarta - Gubernur Willem Charles Hardeman memimpin Provinsi Jawa Timur pada periode 1 Juli 1928 hingga 31 Maret 1931. Ia dikenal sebagai intelektual yang menguasai beberapa bahasa asing, seperti Bahasa Jerman, Prancis, dan Inggris. Selain itu, ia juga fasih berbahasa Jawa, Melayu, Sunda, dan Madura. Willem Charles Hardeman lahir di Surabaya, 31 Januari 1884 dari pasangan J A. Hardeman dan W.C.G. van Zijl de Jong. Ia menjalani pendidikannya di Eindexamen HBS, Groot Ambtenarenexamen dan Klein Notaris Examen. Kariernya dalam pemerintahan berawal saat ia diangkat menjadi pegawai di Dinas Sipil melalui besluit tanggal 21 Oktober 1903 Nomor 20. Residen Surabaya Kemampuan Hardeman menjalin komunikasi dengan banyak pihak menarik atensi pimpinan Binnenlandsch Bestuur. Karier Hardeman word play here berkembang dengan cepat. Berdasarkan catatan Binnenlandsch Bestuur, Haerdeman merupakan orang yang memiliki banyak inisiatif, sekalipun pengalamannya di bidang pemerintahan bel...

Mengenal Kisah Sejarah Perbudakan Masa Lalu di Batavia

Jakarta - Bagaimana sistem perbudakan menjadi trend di kalangan para bangsawan, pebisnis dan kolonialis di masa lalu. Sudah hampir dua tahun ini, Jalan Sultan Agung terlihat agak longgar. Kendaraan bermotor yang biasanya memenuhi ruas jalannya, berjumlah tidak begitu banyak. Padahal sebelum pandemi melanda, jalur yang memanjang di depan Pasar Rumput itu dikenal sebagai salah satu titik kemacetan Jakarta.  Itu terjadi karena deretan para pedagang kaki lima yang tidak mengindahkan aturan dan angkutan umum yang berhenti sembarangan, sehingga arus lalu lintas sering tersumbat. "Terutama kalau di waktu pagi dan sore, wah macetnya enggak ketulungan dah,"ujar Zaini, salah satu warga Jakarta yang tinggal di kawasan Manggarai. Di era Hindia Belanda berkuasa, Jalan Sultan Agung masih bernama Jan Pieterzoon Coenstraat (Jalan Jan Pieterzoon Coen). Itu nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda terkemuka yang dalam sejarah, orang Betawi menjulukinya sebagai 'Tuan Mur Jangkung'. Menuru...

Mengetahui Sejarah kampung "Londo Ireng" Kampung Afrika di Purworejo

Jakarta   - Pada masa kolonialisme, Pemerintah Belanda tak hanya merekrut orang-orang dari negerinya untuk menjadi tentara yang mengawal keamanan di negeri jajahan. Dalam tugas ini, mereka juga merekrut orang-orang dari luar negeri mereka, salah satunya dari Afrika. Mengingat warna kulitnya yang hitam, saat bertugas mengawal keamanan di Jawa mereka mendapat julukan "londo ireng". Sebagai kelompok prajurit, bekas pemukiman londo ireng tersebar di berbagai kota. Di Purworejo, Jawa Tengah, ada sebuah daerah yang bernama Kampung Afrikan. Dulunya, Kampung Afrikan merupakan sebuah kompleks perumahan peninggalan period pemerintahan kolonial Hindia Belanda yang diperuntukkan bagi tentara bayaran yang didatangkan dari Benua Afrika. Namun saat ini sudah tidak ada lagi keturunan Afrika yang tinggal di kampung tersebut. Lantas bagaimana sejarah kampung tersebut? Berikut selengkapnya: Sejarah Kampung Afrikan Dalam sebuah manuskrip yang ditemukan pada tahun 1986 milik seo...

Kisah Cerita Dari Camp Konsentrasi Eks PKI di Cianjur

Jakarta - Berbeda dengan situasi di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta, para anggota PKI di Jawa Barat tidak sempat menjadi korban pembantaian. Di Cianjur, mereka malah dimanfaatkan sebagai pekerja paksa. GEDUNG besar di kawasan Panembong, Cianjur itu kini sudah berubah menjadi kantor cabang sebuah financial institution swasta. Padahal dulunya di sana sempat berdiri sebuah pabrik karet yang kemudian dialihfungsikan menjadi kamp penampungan para tahanan PKI pasca terjadinya Insiden G30S. "Di sana ditahan sekitar 1500 orang yang dituduh sebagai anggota PKI,"ungkap Rosidi seperti dikisahkan kepada Tosca Santoso dalam Cerita Hidup Rosidi. Agus Thosin masih ingat ada beberapa kenalannya yang pernah menghuni gedung itu. Diantara adalah Asep Noor (bukan nama sebenarnya) dan Irsan (bukan nama sebenarnya). Mereka masing-masing adalah bekas anggota Lembaga Kesenian Rakyat (LEKRA) dan Barisan Tani Indonesia (BTI). "Saya kenal Asep karena setiap 17 Agustus, di...

Mengenal Sejarah Bus Legendaris "Djangkar Bumi", Transportasi Warga Gunung Kidul Dan Sekitarnya

Jakarta - Wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikenal memiliki medan jalan yang penuh tanjakan dan tikungan. Apalagi lokasinya yang sebagian besar berada di daerah perbukitan membuat kondisi itu tak dapat terhindarkan. Namun hal itu tak menjadi halangan bagi perusahaan bus "Djangkar Bumi". Dengan berbagai pertimbangan itu, pada tahun 1968 mereka membuka layanan transportasi umum untuk masyarakat Gunungkidul dan sekitarnya. Jadi perintis transportasi umum di Gunungkidul, layanan bus "Djangkar Bumi" mampu berjalan melintasi arus zaman dan dapat bertahan hingga kini. Berikut kisah selengkapnya: Awalnya Menggunakan Truk Menurut Bowo Prantoyo, anak tertua pendiri perusahaan Djangkar Bumi, (alm) Sugiyanto, dulu ayahnya merupakan seorang sopir. Pada tahun 1955/56, Sugiyanto kemudian membeli Truk Ford keluaran tahun 1953. Melansir dari Busnesia.com, dengan angkutan tersebut dia membuka layanan jasa angkutan barang arang kayu serta has...

Mengetahui Ceng Beng, Sebuah Tradisi Ziarah kubur Etnis Tionghoa Untuk Menghormati Leluhur

Jakarta - Masyarakat Tionghoa memiliki banyak tradisi yang masih dilakukan hingga sekarang. Selain Imlek, masyarakat Tionghoa juga memiliki tradisi ziarah kubur yang biasa dilakukan setiap tanggal 4 atau 5 April. Tradisi Ceng Beng atau sembahyang kubur merupakan salah satu tradisi penting bagi masyarakat Tionghoa. Tradisi ini merupakan perwujudan sikap masyarakat Tionghoa yang sangat mencintai dan menghormati leluhurnya. Lalu, apa tradisi ini dan bagaimana sejarahnya? Yuk, simak ulasan berikut. Mengutip berbagai sumber, tradisi Ceng Beng atau yang juga dikenal dengan Festival Qing Ming ini diperkirakan bermula sejak zaman Kekaisaran Zhu Yuan Zhang, pendiri Dinasti Ming. Zhang saat itu berasal dari keluarga yang sangat miskin. Karena itu, ketika membesarkan dan mendidik Zhu Yuan Zhang, orangtuanya meminta bantuan kepada sebuah kuil. Saat beranjak dewasa, Zhu Yuan Zhang memutuskan untuk bergabung dengan pemberontakan Sorban Merah, sebuah kelompok pemberontakan anti-Dinasti Y...

Asal-usul Pulau kalimantan Dinamai Borneo, Beriikut Penjelasannya

Jakarta - Kalimantan merupakan salah satu kepulauan di Indonesia yang memiliki banyak destinasi, budaya, plants, fauna, dan keunikan lainnya. Siapa yang tidak mengenal Pulau Kalimantan? Selain menjadi salah satu dari 5 pulau terbesar di Indonesia, Kalimantan merupakan pulau terbesar nomor tiga di dunia! Masyarakat dunia khususnya mereka yang disebut kaum 'bule' juga banyak yang mengenal Kalimantan, namun dengan penyebutan nama Borneo Lantas, mengapa Kalimantan disebut sebagai Borneo dan bagaimana asal usul dari penamaan Kalimantan terhadap pulau yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa tersebut? Simak Ulasannya Sebagai Berikut. Sejarah Penyebutan Borneo Berbagai sumber dan literatur menyebutkan terdapat beberapa alasan mengapa Kalimantan disebut oleh orang luar dengan sebutan nama Borneo. Pertama adalah pendapat yang didasarkan pada banyaknya tumbuhan penghasil bahan baku minyak wangi dan antiseptik yakni Pohon Borneol, yang memiliki nama latin Dryobalanops ...

Mengenali Budaya Tari Piring Dari Minangkabau, Sebuah Tarian Untuk Mengucap Kepada Dewa

Jakarta - Tari Piring merupakan tari tradisional yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Seperti namanya, tarian ini menggunakan piring sebagai properti. Dilansir dari jurnal berjudul Tari Piring di Pandai Sikek, Sebuah Tinjauan Pewarisan karya Wirma Surya, hampir seluruh wilayah dataran tinggi Sumatera Barat memiliki Tari Piring "Tari Piring ini hampir sama pola dan gaya gerak, namun ada beberapa perbedaan yang menggambarkan karakteristik lingkungan masyarakat tempat Tari Piring itu berasal,"tulis Surya.   Sejarah Tari Piring Dilansir dari Tari-tarian Tradisional Nusantara karya Indrawati, Tari Piring dipercaya telah ada di Kepulauan Melayu lebih dari 800 tahun yang lalu. Tarian ini telah muncul di Sumatera Barat dan berkembang hingga ke zaman Sriwijaya. Keberhasilan Majapahit dalam menaklukkan Sriwijaya membuat tari ini berkembang hingga ke negeri-negeri Melayu. Orang-orang Sriwijaya yang melarikan diri ke berbagai tempat membuat tarian ini akhirnya men...

Mengenal Weton Jawa, Suatu Hal Yang Penting Untuk Mengetahui Karakter Dan Perjodohan Seseorang

Jakarta - Bagi sebagian besar masyarakat Jawa, mengetahui weton merupakan salah satu hal penting lantaran berhubungan dengan karakter seseorang, serta perjodohan. Filolog dan Konsultan Pawukon di Gallery Radya Pustaka Surakarta Totok Yasmiran mengatakan bahwa weton berasal dari kata wetu atau keluar yang mendapat akhiran an, sehingga menjadi wetuan. "Fonim u dan a tersebut mengalami persandian atau luluh, lalu menjadi weton yang berarti kelahiran. Jadi, weton adalah penanda hari kelahiran seseorang,"jelas dia Minggu (29/8/2021). Totok mencontohkan, jika seseorang lahir pada 14 November 1993, maka wetonnya adalah Ahad Wage. Artinya, dia lahir pada hari Minggu dengan pancawara (nama hari dalam budaya Jawa) Wage. Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa untuk mengetahui weton, seseorang harus menggunakan kalender Jawa.   Sejarah munculnya kalender Jawa untuk hitung weton Totok menuturkan, kalender Jawa yang digunakan dalam penghitungan weton tidak bisa dilepas dari ...